CIREBON, PILARadio – Berlatih tinju tidak selalu harus merogoh kocek. Di Kota Cirebon, Sasana Bara Boxing justru membuktikan bahwa pembinaan atlet secara gratis mampu melahirkan prestasi hingga tingkat provinsi dan nasional. Sasana Bara Boxing Cirebon konsisten melakukan pembinaan bagi para atlet dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas.
Menariknya, seluruh atlet yang berlatih di sasana ini tidak dipungut biaya sedikit pun. Latihan rutin digelar tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Meski tidak dipungut biaya, prestasi yang ditorehkan para atlet Bara Boxing Cirebon terbilang membanggakan. Dalam ajang Eagle Fight Championship tingkat Jawa Barat, sebelas dari dua belas atlet Bara Boxing Cirebon berhasil meraih medali.
Pembinaan yang dilakukan juga telah mengantarkan sejumlah atlet untuk bersaing di tingkat provinsi hingga nasional, termasuk dalam ajang Kejuaraan Nasional dan Pekan Olahraga Pelajar Nasional. Saat ini, sedikitnya terdapat 45 atlet yang aktif berlatih di Sasana Bara Boxing Cirebon. Selain itu, sekitar 30 atlet lainnya juga telah siap bertanding dalam berbagai kejuaraan.
“Kita melatih dari tingkatan anak-anak pelajar agar mencegah dari tawuran konten dan kegiatan-kegiatan yang negative dan seluruh atlet yang berlatih di sasana ini tidak dipungut biaya sedikit pun. Latihan rutin digelar tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Kita berharap akan munculnya atlet-atlet baru untuk mengharumkan nama bangsa dan negara” Ujar Ketua Umum Bara Boxing Cirebon, Subagja.
Sementara itu, tujuh atlet Sasana Bara Boxing akan mewakili Kota Cirebon dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi dan telah dinyatakan lolos babak kualifikasi. Bagi Ketua Umum Bara Boxing Cirebon, Subagja, pembinaan gratis bukan berarti prestasi harus terbatas. Menurutnya, sasana tersebut menjadi ruang bagi anak-anak, khususnya yang berada di wilayah pesisir Kota Cirebon, untuk mengembangkan potensi sekaligus menjauhkan mereka dari aksi tawuran pelajar.
Subagja yang juga anggota DPRD Kota Cirebon dari Fraksi PDI Perjuangan sekaligus pelatih, menegaskan komitmennya untuk membuka akses pembinaan seluas-luasnya bagi anak-anak yang memiliki minat di cabang olahraga tinju. Salah satu atlet Bara Boxing Cirebon, Keysha Azzahra, menjadi bukti dari proses pembinaan tersebut. Keysha yang sebelumnya memiliki dasar pencak silat kemudian beralih ke cabang olahraga tinju. Kini, ia telah lolos babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat dan optimistis mampu meraih medali emas.
“Jadi awalnya dari cabor pencak silat kemudian pindah ke boxing karena tertarik lewat media sosial dan memang tidak dipungut biaya sama sekali” Ujar Atlet Bara Boxing Cirebon, Keysha Azzahra.
Para atlet yang berlatih di Sasana Bara Boxing Cirebon mengaku bersyukur dapat mengikuti program pembinaan tanpa harus memikirkan biaya latihan. Bagi Bara Boxing Cirebon, prestasi para atlet menjadi bukti bahwa pembinaan yang konsisten dan kesempatan yang terbuka bagi semua anak mampu melahirkan atlet-atlet potensial. Ke depan, sasana ini berharap semakin banyak sasana tinju berdiri di Kota Cirebon sehingga pembinaan dan regenerasi atlet dapat terus berkembang.



