PILARadio.com – Durian Merah Banyuwangi resmi ditetapkan sebagai produk Indikasi Geografis (IG), menjadi durian pertama di Indonesia yang mendapatkan pengakuan resmi. Sertifikat IG diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan HAM melalui Direktorat Merek dan Indikasi Geografis, setelah proses panjang sejak diajukan pada 2023.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, sertifikat IG Durian Merah Banyuwangi sudah terbit. Ini pertama di Indonesia untuk durian merah,” ujar Ipuk, Rabu (21/1/2026). Ia berharap pengakuan IG bisa menjadi alat promosi, meningkatkan produktivitas petani di Kecamatan Songgon sebagai sentra durian merah, sekaligus mendorong kunjungan wisata ke Banyuwangi.
Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Ilham Juanda, menjelaskan, Durian Merah Banyuwangi (Durio Zibethinus L) memiliki keunikan warna daging merah, cita rasa khas, dan aroma kuat. Kekhasan ini terbentuk dari kombinasi faktor alam, seperti tanah, iklim, ketinggian wilayah, serta praktik budidaya lokal turun-temurun.
Durian merah ini memiliki beberapa gradasi warna daging, yakni merah, merah pelangi, dan merah semburat. Bentuk fisik buah bulat hingga lonjong, kulit kuning-hijau, jumlah juring 4-7, ketebalan daging 4,2-18,5 mm, dengan porsi daging mencapai 41,7 persen. Dari sisi organoleptik, durian ini memiliki aroma kuat, rasa manis-pahit seimbang, tekstur lembut, dan kandungan gizi tinggi seperti antioksidan, vitamin C, dan lemak rendah.
Durian Merah Banyuwangi tergolong langka. Saat ini tercatat 6 pohon induk yang sudah didaftarkan IG, dengan produksi rata-rata 4 ton per pohon. Durian ini berasal dari 6 varietas unggul nasional, yaitu Balqis, SOJ, Gandrung, Sayu Wiwit, Tawangalun, dan Madu Blambangan, yang ditanam di Kecamatan Songgon, Rogojampi, Singojuruh, Glagah, Licin, dan Srono.
Sejak 2015, tercatat 12 durian lokal Banyuwangi didaftarkan sebagai varietas unggul, di mana 6 di antaranya adalah durian merah. Luas panen durian di Banyuwangi mencapai 3.262 hektare dengan produksi total 27.890 ton, tersebar di beberapa kecamatan.
Sertifikat IG Durian Merah Banyuwangi telah diserahkan kepada Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Durian Merah Banyuwangi di Songgon. Perlindungan ini menjamin kekayaan genetik lokal tidak bisa dicuri, diklaim, atau disalahgunakan pihak luar.
Sumber : www.indozone.id


















