CIREBON, PILARadio – Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Cirebon membuka layanan Poli Ginekologi Onkologi untuk pasien BPJS. Layanan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya dalam pengobatan penyakit kanker pada organ reproduksi wanita maupun tumor kandungan. Di wilayah Cirebon dan sekitarnya, layanan pengobatan penyakit kanker pada organ reproduksi wanita serta penanganan tumor kandungan masih cukup terbatas. Pasien biasanya harus mendapatkan pelayanan di rumah sakit yang berada di Bandung.
Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Cirebon mengembangkan inovasi dengan membuka layanan Poli Ginekologi Onkologi. Wali Kota Cirebon bersama jajaran Pemerintah Daerah Kota Cirebon yang meninjau langsung layanan tersebut memberikan dukungan penuh, khususnya bagi pasien BPJS yang membutuhkan penanganan penyakit kanker dan tumor pada organ reproduksi wanita.
Dengan hadirnya layanan ini, masyarakat tidak perlu lagi pergi jauh ke Bandung untuk mendapatkan pelayanan kesehatan terkait penyakit kanker pada organ reproduksi wanita dan tumor kandungan. Layanan Poli Ginekologi Onkologi yang dihadirkan di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Cirebon merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi, terutama dalam penanganan penyakit pada organ reproduksi wanita.
“Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi, terutama dalam penanganan penyakit pada organ reproduksi wanita. Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Cirebon menghadirkan Layanan Poli Ginekologi Onkologi. Dengan hadirnya layanan ini, masyarakat tidak perlu lagi pergi jauh ke Bandung untuk mendapatkan pelayanan kesehatan terkait penyakit kanker pada organ reproduksi wanita dan tumor kandungan” Ujar Direktur Utama RSD Gunung Jati Cirebon, dr. Katibi.
Rumah Sakit Daerah Gunung Jati yang telah berkiprah selama lebih dari satu abad diharapkan terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Kota Cirebon dan wilayah Cirebon dan sekitarnya. Selain meningkatkan kualitas pelayanan, rumah sakit juga diharapkan terus melakukan pembenahan terhadap berbagai kekurangan yang masih ada agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin optimal.

