PILARadio.com – Band pop rock Tanah Air, Ungu, resmi comeback di Ramadan 2026 dengan merilis lagu religi terbaru berjudul Pulang Pada-Mu. Single ini menjadi penanda 20 tahun perjalanan Ungu di jalur musik religi sekaligus melanjutkan tradisi mereka yang konsisten menghadirkan karya bernuansa spiritual setiap bulan suci.
Lagu “Pulang Pada-Mu” dirilis pada Jumat, 13 Februari 2026, di berbagai platform streaming musik digital. Momentum perilisan yang berdekatan dengan Ramadan 1447 Hijriah disebut sebagai strategi sekaligus komitmen Ungu untuk kembali menemani pendengar dalam perjalanan spiritual selama bulan puasa.
Ungu dan Tradisi 20 Tahun Album Religi
Sejak pertama kali debut pada 2002, Ungu dikenal sebagai band yang sukses memadukan pop rock dengan sentuhan melankolis. Namun, kiprah mereka di musik religi dimulai pada 2006 lewat album SurgaMu. Album tersebut meledak di pasaran dengan penjualan mencapai 150 ribu kopi hanya dalam 10 hari.
Sejumlah lagu dari album itu menjadi hit besar, di antaranya Andai Ku Tahu dan Selamat Lebaran. Kesuksesan tersebut menjadikan Ungu sebagai salah satu pelopor kebangkitan lagu religi modern di Indonesia pada pertengahan 2000-an.
Setelah “SurgaMu”, Ungu konsisten merilis karya religi hampir setiap tahun. Album-album seperti Para Pencari Mu (2007), Aku Dan Tuhanku (2008), Maha Besar (2009), hingga Ruang Hati semakin mengukuhkan identitas mereka di genre ini. Mereka juga merilis album kompilasi religi pada 2020 serta album terbaru Baik Dan Burukmu Tuhan Yang Tahu pada 2024.
Kini, tepat 20 tahun sejak debut religi mereka, Ungu kembali menghadirkan karya yang disebut sebagai refleksi perjalanan panjang spiritual dan musikal mereka.
Makna Lagu “Pulang Pada-Mu”
Lagu “Pulang Pada-Mu” diciptakan oleh Enda, gitaris Ungu, yang mengusung tema refleksi spiritual dan perjalanan batin seorang hamba yang mencari jalan kembali kepada Tuhan. Dengan tempo lambat serta aransemen musik sederhana, lagu ini menghadirkan suasana hening dan mendalam.
Nuansa musiknya mengingatkan pendengar pada gaya khas Ungu di era pertengahan 2000-an—emosional, kontemplatif, dan sarat pesan religius. Liriknya menekankan makna pertobatan, kesadaran diri, serta kerinduan untuk kembali mendekat kepada Allah SWT.
Dalam keterangan tertulis saat perilisan lagu, Enda mengungkapkan bahwa “Pulang Pada-Mu” merupakan representasi personal dari pengalaman hidupnya.
“Lagu ini saya tulis berdasarkan apa yang saya rasakan. Ketika keseharian hanya disibukkan dengan bekerja dan mengejar ambisi, saya justru merasakan kekosongan. Dari situ, muncul pencarian terhadap Allah SWT,” ujar Enda.
Ia menjelaskan bahwa di tengah kesibukan duniawi, manusia kerap lupa pada tujuan utama hidupnya. Lagu ini menjadi pengingat bahwa pada akhirnya setiap insan akan kembali kepada Tuhan.
Tak hanya bertanggung jawab dalam proses penciptaan dan produksi musik, Enda juga tampil sebagai model dalam video musik “Pulang Pada-Mu” yang dijadwalkan rilis dalam waktu dekat. Konsep video klip tersebut disebut akan memperkuat pesan spiritual yang terkandung dalam lagu.
Dirilis Jelang Ramadan 2026
Vokalis Ungu, Pasha, mengatakan bahwa perilisan lagu religi menjelang Ramadan 2026 bukanlah kebetulan. Menurutnya, Ungu ingin kembali hadir sebagai teman perjalanan spiritual bagi para penggemar selama bulan suci.
“Kami berharap ‘Pulang Pada-Mu’ bisa menjadi pengingat bagi pendengar bahwa tidak ada kata terlambat untuk kembali pada-Nya. Sejalan dengan nilai utama Ramadan sebagai bulan pengampunan,” ujar Pasha.
Ramadan dikenal sebagai momentum refleksi, introspeksi, dan memperbaiki diri. Karena itu, lagu dengan pesan pertobatan dan pencarian makna hidup dinilai sangat relevan dengan suasana bulan puasa.
Comeback Ungu lewat lagu religi ini pun mendapat respons positif dari penggemar lama yang merindukan karya-karya spiritual mereka. Banyak yang menilai “Pulang Pada-Mu” sebagai kembalinya warna musik religi khas Ungu yang sederhana namun menyentuh hati.
Strategi Digital dan Nostalgia Era 2000-an
Di era digital saat ini, perilisan “Pulang Pada-Mu” dilakukan serentak di berbagai platform streaming musik. Strategi ini memungkinkan Ungu menjangkau generasi baru pendengar, sekaligus mengobati kerinduan penggemar lama yang tumbuh bersama lagu-lagu religi mereka sejak 2006.
Secara musikal, lagu ini juga menghadirkan unsur nostalgia era 2000-an, ketika lagu religi Ungu kerap diputar di televisi dan radio selama Ramadan. Aransemen minimalis dan vokal emosional Pasha menjadi kekuatan utama yang kembali ditonjolkan.
Dengan mengusung tema refleksi spiritual, pertobatan, dan pencarian makna hidup, “Pulang Pada-Mu” diyakini akan menjadi salah satu soundtrack Ramadan 2026.
Konsistensi Ungu di Musik Religi
Selama dua dekade terakhir, Ungu menjadi salah satu band yang konsisten menjaga tradisi merilis lagu religi. Konsistensi ini membedakan mereka dari banyak musisi lain yang hanya sesekali menghadirkan karya bernuansa spiritual.
Perjalanan 20 tahun Ungu di musik religi menunjukkan bahwa genre ini bukan sekadar tren musiman, melainkan bagian dari identitas mereka sebagai band. Comeback lewat “Pulang Pada-Mu” mempertegas komitmen tersebut.
Dengan semangat Ramadan 2026, Ungu kembali mengajak pendengar untuk merenung, memperbaiki diri, dan tidak pernah ragu untuk kembali kepada Tuhan. Lagu “Pulang Pada-Mu” bukan hanya karya musik, tetapi juga pesan spiritual yang relevan bagi siapa saja yang tengah mencari makna hidup di tengah hiruk-pikuk dunia.
Sumber : www.cnnindonesia.com


















