CIREBON, PILARadio – Evakuasi lokomotif terus dilakukan oleh petugas PT KAI. Petugas PT KAI Daop Tiga Cirebon, Jawa Barat, mengerahkan satu unit kereta penolong atau crane untuk mengevakuasi lokomotif yang ringsek dan anjlok usai terlibat kecelakaan dengan truk tangki air pada Rabu pagi.
Selama proses evakuasi ini, petugas melakukan rekayasa arus dengan mengalihkan jalur dari Jawa menuju Jakarta menggunakan jalur sebaliknya dari Jakarta ke Jawa. Sejumlah perjalanan kereta api mengalami keterlambatan antara satu hingga dua jam.
Evakuasi lokomotif dilakukan dengan mengerahkan satu unit kereta penolong atau crane. PT KAI Daop Tiga Cirebon berupaya mengevakuasi lokomotif Kereta Menoreh yang anjlok setelah terlibat kecelakaan dengan truk tangki air di perlintasan tanpa palang pintu Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Rabu pagi.
Bersama puluhan petugas, crane berusaha mengangkat roda kereta yang anjlok dan mengembalikannya ke rel. Upaya ini sempat terkendala oleh roda belakang truk yang tersangkut di bagian depan lokomotif, hingga akhirnya berhasil dipindahkan.
Usai berjibaku selama hampir tiga jam, petugas akhirnya bisa mengembalikan lokomotif ke posisi relnya. Lokomotif yang mengalami kerusakan parah pada bagian depan dan ruang kemudi tersebut kemudian dibawa ke depo lokomotif untuk dilakukan perbaikan.
Sementara itu, tiga korban luka yakni masinis Linda Fahrul Ferdian, asisten masinis Sujud Santoso, dan Abi Eko selaku pengemudi truk tangki masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Waled.
“Memang kronologinya pada pukul 3 pagi kereta yang ingin melintas di simpang Desa Dompyong beberapa ratus meter kendaraan truk air itu mogok sehingga tabrakan tak terhindarkan untuk korban sendiri berjumlah 3 orang dan sudah diraway intensif di Rumah Sakit” Ujar Kasatlantas Polresta Cirebon, Kompol Mangku Anom Sutresno.
Pihak PT KAI Daop Tiga Cirebon juga melakukan rekayasa perjalanan dengan mengalihkan arus dari Jawa menuju Jakarta menggunakan jalur sebaliknya dari Jakarta ke Jawa dengan kecepatan rendah. Akibatnya, sejumlah perjalanan dari Jawa menuju Jakarta mengalami keterlambatan satu hingga dua jam. Sementara arus sebaliknya masih berjalan normal meski harus bergantian menggunakan jalur.
“PT KAI Daop Tiga Cirebon mengalihkan arus kereta dari Jawa ke Jakarta lewat jalur sebaliknya dengan kecepatan rendah, sehingga perjalanan dari Jawa ke Jakarta terlambat satu hingga dua jam. Arus sebaliknya masih normal meski bergantian menggunakan jalur.” Ujar Manager Humas Daop Tiga Cirebon, Muhibbuddin.
Saat ini, setelah lokomotif berhasil dievakuasi, petugas fokus melakukan perbaikan pada jalur kereta yang mengalami kerusakan bantalan sepanjang lima ratus meter.


















