CIREBON, PILARadio – Kesal karena tidak pernah diperhatikan dan diperbaiki, sejumlah warga Desa Kanci, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menggelar aksi protes di kubangan jalan rusak pada Minggu pagi. Mereka menanam sejumlah pohon pisang di beberapa lubang yang menganga dan dalam untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Warga mengeluhkan tidak adanya perbaikan hingga kerusakan semakin parah dan kerap memicu kecelakaan.
Dengan membawa sejumlah pohon pisang, warga Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, menggelar aksi protes di kubangan jalan raya pada Minggu pagi. Pohon pisang ditanam di sejumlah lubang besar dan dalam hingga membentuk kubangan. Bahkan, mereka juga menyelipkan spanduk protes bertuliskan “Dikontrakkan” di jalan raya penghubung antarkecamatan sekaligus jalur alternatif Cirebon–Kuningan dan Brebes, Jawa Tengah.
Bagi masyarakat, jalan utama ini sudah sangat dikeluhkan sejak beberapa bulan terakhir. Jalur padat kendaraan ini kian rusak parah hingga kedalaman lubang mencapai lebih dari enam puluh sentimeter setelah kerap dilanda banjir. Bahkan, material aspal dan pasir kerap memicu kecelakaan lalu lintas, khususnya saat terjadi genangan.
“Ini dari Kanci mau ke Sindang Laut. Kondisi jalan rusak sudah lama, kita berharap Pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut.” Ujar Pengendara, Ahmad Rofahan.
Aksi protes ini merupakan buntut kekesalan warga terhadap pemerintah yang dianggap lalai memberikan infrastruktur yang layak. Terlebih, dalam beberapa hari terakhir, khususnya pada malam hari, sejumlah pengendara sepeda motor tergelincir setelah menerjang lubang dan pasir yang berserakan di jalan. Mereka tidak ingin korban terus berjatuhan hingga akhirnya menanam pohon pisang sebagai penanda lubang dalam dan rawan kecelakaan.
“Kita warga Kanci berharap jalan rapi karena beberapa kali pengedara roda dua banyak yang jatuh karena banyaknya lubang serta kondisi seperti ini sudah lama terjadi makanya hinggaa kita melakukan aksi menanam pohon pisang di jalan berlubang agar tidak terjadi kecelakaan lagi” Ujar warga Desa Kanci, Rizky Pratama.
Tak hanya kondisi jalan yang kian rusak, warga juga mengeluhkan tidak adanya penerangan jalan umum di sepanjang jalur yang rusak. Warga berharap pemerintah, baik Pemda Kabupaten Cirebon maupun Provinsi Jawa Barat, segera melakukan perbaikan di poros jalur utama Cirebon–Kuningan serta jalur alternatif Cirebon–Brebes, Jawa Tengah.






















