MAJALENGKA, PILARadio – Video seorang pasien warga Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, viral di media sosial pada Minggu petang. Pasien tersebut diduga ditolak saat hendak mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Bantarujeg. Bahkan, dalam video yang beredar, pasien terlihat terlantar di luar gedung puskesmas.
Video amatir tersebut memperlihatkan seorang pasien yang hendak berobat ke Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, pada Sabtu malam. Namun, pasien diduga ditolak oleh petugas jaga dengan alasan ruangan rawat inap sudah penuh. Sementara itu, pihak keluarga menyebut masih terdapat ruang kosong di puskesmas tersebut.
Dalam rekaman video yang beredar, pasien bernama Masriah, berusia 61 tahun, warga Blok Babakan, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, terlihat sampai tergeletak di teras luar puskesmas. Pada Minggu sore, menanggapi video yang viral tersebut, salah satu pihak Puskesmas Bantarujeg memberikan klarifikasi. Pihak puskesmas menyebut pasien harus dirujuk ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan dan perawatan lebih lanjut.
“Disini kita klarifikasi adanya pasien yang terlantar jadi memang awalnya pasien datang ke Puskesmas pada sore hari dan langsung dilakukan pemeriksaan kemudian harus dilakukan rujukan ke Rumah Sakit namun keluarga pasien menolak karena jarak yang terlalu jauh dan ingin dirawat di Puskesmas namun ketersedian ruangan rawat inap tidak ada karena dalam kondisi penuh dan tanpa sepengetahuan pihak puskesmas pasien sudah ada diluar puskesmas. Kita coba bujuk untuk dirawat kedalam IGD namun keluarga pasien marah-marah” Ujar tenaga Kesehatan, dr. Tika.
Sementara itu, kejadian tersebut menuai berbagai reaksi dari masyarakat setelah videonya beredar luas di media sosial. Puskesmas Bantarujeg pun mendapatkan beragam komentar dan kritik dari warganet terkait dugaan penolakan pasien tersebut.



