CIREBON, PILARadio – Dampak banjir di Pekalongan dan Jabodetabek, sebanyak tujuh puluh delapan kereta api dibatalkan hingga Senin siang. Namun, tujuh kereta yang sempat memutar ke jalur selatan kini sudah dapat kembali melintas jalur biasa dengan kecepatan terbatas saat mendekati titik-titik genangan air.
Sementara itu, KAI Daop 3 Cirebon sempat menyiapkan sebelas armada bus untuk mengangkut ratusan penumpang dari sembilan kereta api tujuan Semarang maupun Jakarta dan sekitarnya.
Sejak Sabtu hingga Senin pagi, total perjalanan kereta api yang dibatalkan mencapai tujuh puluh delapan kereta api. Enam kereta api batal berangkat pada hari Sabtu, empat puluh tujuh kereta api batal berangkat pada hari Minggu, dan dua puluh lima kereta api kembali batal berangkat pada hari Senin.
Sedangkan tujuh kereta api yang sempat diputar ke jalur selatan sudah dapat kembali melintasi jalur biasa, mengingat lintasan di Daop 4 Semarang sudah dapat dilalui, meskipun dengan kecepatan terbatas saat mendekati titik-titik genangan.
Tak hanya itu, pada Senin dini hari sempat terjadi pengalihan moda transportasi. Dari sembilan kereta api yang berhenti di Stasiun Cirebon, KAI Daop 3 Cirebon menyiapkan sebelas armada bus dan dua minibus untuk mengangkut penumpang kereta api ke dua stasiun besar di wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta.
Delapan bus berisi empat ratus penumpang diantar menuju Stasiun Brebes, Tegal, dan Pekalongan. Sedangkan seratus empat puluh empat penumpang diangkut tiga bus menuju Stasiun Jakarta dan sekitarnya.
“Sebanyak 78 Kereta api dibatalkan yang melintasi KAI Daop 3 Cirebon dan untuk yang memutar sendiri sudah tidak ada dan KAI Daop 3 Cirebon sempat menyiapkan sebelas armada bus untuk mengangkut ratusan penumpang dari sembilan kereta api tujuan Semarang maupun Jakarta dan sekitarnya” Ujar Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin.
Gangguan perjalanan kereta api membuat para penumpang terdampak tidak dapat memungkiri rasa kecewanya, khususnya bagi mereka yang sedang mengejar waktu untuk beraktivitas di tempat tujuan. Namun, sebagian besar di antaranya legowo dan memaklumi situasi serta kondisi genangan air yang masih ada di sejumlah titik lintasan rel.
“Memang ada kekecewaan karena untuk kita yang bekerja waktu banyak terbuang. Memang sebelumnya pernah kejadian seperti ini namun tidak selama ini penanganannya saya berharap kedepan peristiwa seperti ini tidak terulang kembali” Ujar penumpang kereta api tujuan Semarang, Moch. Mufti.


















