• Latest
  • Trending
Ilustrasi peternakan ayam. (Foto: Dok. Kementan via kumparan)

Pemerintah Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari 40 Negara, Termasuk Indonesia

February 25, 2026
Ilustrasi Kakak Adik yang bertengkar (Sumber Foto : Freepik)

Studi Ungkap Pertengkaran Kakak Adik Bisa Mempererat Hubungan Saat Dewasa

April 21, 2026
Zayn Malik dan Louis Tomlinson Dirumorkan Berselisih (Sumber Foto : the-sun.com)

Zayn Malik dan Louis Tomlinson Dirumorkan Berselisih, Proyek Dokumenter Netflix Gagal Tayang

April 21, 2026
Potongan gambar menunjukkan momen pemain Bhayangkara FC U20 melakukan tendangan berbahaya ke arah pemain lawan saat keributan pecah di Stadion Citarum. (Tangkapan Layar)

Viral! Tendangan Kungfu terjadi dalam laga Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Dewa United

April 21, 2026
Hari pertama pelaksanaan tes kemampuan akademik di Kota Cirebon. Berjalan dengan tertib dan tanpa kendala. (Foto : Darfan)

Hari pertama TKA SD berjalan lancar, Balai Penjamin Mutu tegaskan hasil tes dapat digunakan SPMB

April 21, 2026
Forbes Ungkap Rupiah Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia (Tangkapan Layar)

Forbes Ungkap Rupiah Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia, Ini Penjelasannya

April 20, 2026
Westlife Comeback dengan Rilis Single Terbaru ‘Your Love Amazes Me’ (Sumber Foto : YT/ Westlife)

Westlife Comeback dengan Rilis Single ‘Your Love Amazes Me’

April 20, 2026
Pesepak bola Timnas Indonesia U-17 Sean Rahman Kastor (kedua kanan) menggiring bola dengan dibayangi pesepak bola Vietnam Quy Vuong Dao (kiri) pada pertandingan penyisihan grup A ASEAN U-17 Boys Championship atau AFF U-17 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (19/4/2026). /Umarul Faruq/ANTARA FOTO

Timnas Indonesia U-17 Gagal ke Semifinal Piala AFF Usai Imbang Lawan Vietnam

April 20, 2026
Tim Unit Resmob Satreskrim Polres Majalengka, Jawa Barat, mengamankan dua pelaku komplotan begal sadis yang kerap beraksi di Jalan Lingkar Baribis, Kecamatan Cigasong (Foto : Darfan)

Dramatis, Satreskrim Polres Majalengka amankan pelaku begal sadis dan senjata tajam

April 20, 2026
Kasus penyakit campak di Kota Cirebon, Jawa Barat, hingga pertengahan April dinilai masih cukup tinggi. (Foto : Darfan)

Kasus penyakit campak di Kota Cirebon tinggi

April 20, 2026
Mahasiswa UMM, Muhammad Daffa Azmi kembangkan Inovasi NutriTrack MBG. Foto: Dok. UMM

Keren! Mahasiswa UMM Menang 3 Penghargaan Internasional Lewat Aplikasi Pemantau Makanan

April 17, 2026
Madonna Resmi Umumkan Album Confessions on a Dance Floor Part II (Tangkapan Layar)

Madonna Resmi Umumkan Album Confessions on a Dance Floor Part II, Rilis 3 Juli

April 17, 2026
Lionel Messi. (AP/Peter Joneleit)

Resmi! Lionel Messi Jadi Pemilik Klub UE Cornella di Spanyol

April 17, 2026
PILARadio 88.6 FM
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER
No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER
No Result
View All Result
PILARadio 88.6 FM
No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER

Pemerintah Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari 40 Negara, Termasuk Indonesia

by Akbar
February 25, 2026
A A
Ilustrasi peternakan ayam. (Foto: Dok. Kementan via kumparan)

Ilustrasi peternakan ayam. (Foto: Dok. Kementan via kumparan)

PILARadio.com – Arab Saudi melalui otoritas keamanan pangan dan obat-obatan, Saudi Food and Drug Authority (SFDA), resmi memberlakukan larangan total impor unggas dan telur dari 40 negara, termasuk Indonesia. Selain larangan total, SFDA juga menetapkan larangan parsial yang berlaku di beberapa provinsi dan kota di 16 negara lain. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk melindungi kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat standar keamanan pangan di pasar domestik Arab Saudi.

Mengutip laporan Saudi Gazette, kebijakan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah Arab Saudi dalam memastikan setiap produk unggas dan telur yang masuk ke negaranya bebas dari penyakit hewan menular, terutama wabah flu burung yang sangat patogen. Otoritas SFDA menegaskan bahwa daftar negara yang terkena larangan akan terus ditinjau secara berkala, mengikuti perkembangan situasi kesehatan global serta dinamika epidemiologi internasional.

Berdasarkan pembaruan terbaru yang dikutip dari surat kabar Okaz, beberapa negara telah masuk daftar larangan impor sejak tahun 2004, sementara negara lain ditambahkan secara bertahap berdasarkan penilaian risiko, laporan internasional terkait penyakit hewan, dan potensi penyebaran virus yang membahayakan populasi unggas. Pendekatan ini menunjukkan komitmen Arab Saudi untuk terus memantau situasi kesehatan global dan menyesuaikan kebijakan impor sesuai risiko terkini.

Larangan total mencakup 40 negara, antara lain: Afghanistan, Azerbaijan, Jerman, Indonesia, Iran, Bosnia dan Herzegovina, Bulgaria, Bangladesh, Taiwan, Djibouti, Afrika Selatan, China, Irak, Ghana, Palestina, Vietnam, Kamboja, Kazakhstan, Kamerun, Korea Selatan, Korea Utara, Laos, Libya, Myanmar, Inggris, Mesir, Meksiko, Mongolia, Nepal, Niger, Nigeria, India, Hong Kong, Jepang, Burkina Faso, Sudan, Serbia, Slovenia, Pantai Gading, dan Montenegro. Seluruh produk unggas dan telur dari negara-negara tersebut tidak diperbolehkan masuk ke Arab Saudi hingga pemberitahuan lebih lanjut dari SFDA.

Sementara itu, larangan parsial berlaku pada beberapa provinsi dan kota di 16 negara lain, termasuk Australia, Amerika Serikat, Italia, Belgia, Bhutan, Polandia, Togo, Denmark, Rumania, Zimbabwe, Prancis, Filipina, Kanada, Malaysia, Austria, dan Republik Demokratik Kongo. Kebijakan parsial ini diterapkan di wilayah yang dinilai memiliki risiko lebih tinggi terkait wabah penyakit unggas, sementara wilayah lain dari negara tersebut tetap bisa mengekspor produk unggas dengan persyaratan ketat.

SFDA menegaskan bahwa produk daging unggas dan telur yang telah mengalami perlakuan panas atau metode pengolahan lain yang terbukti mampu menghilangkan virus Newcastle tetap diperbolehkan. Namun, produk tersebut harus sepenuhnya memenuhi persyaratan kesehatan, regulasi, dan standar keamanan pangan yang berlaku di Arab Saudi. Semua produk yang dikecualikan dari larangan wajib disertai sertifikat kesehatan resmi dari otoritas negara asal, yang menyatakan bahwa proses pengolahan atau perlakuan panas sudah cukup untuk menonaktifkan virus Newcastle.

RelatedPosts :

Indonesia Sabet Tiga Emas di Piala Dunia Woodball 2024

Paralimpiade 2024: Ramdani dan Leani Bawa Pulang Emas Pertama untuk Indonesia

Indonesia Resmi Dicalonkan Jadi Presiden Dewan HAM PBB pada 2026

Hebat! Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Pengguna ChatGPT di Sektor Pendidikan

Selain itu, pengecualian hanya berlaku bagi produk yang berasal dari fasilitas yang telah disetujui oleh otoritas resmi di negara asal. Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa semua produk unggas dan telur yang masuk ke pasar Arab Saudi aman dan memenuhi standar internasional. Dengan kebijakan ini, SFDA menekankan bahwa keselamatan konsumen tetap menjadi prioritas utama, sementara perdagangan internasional harus berjalan sesuai aturan kesehatan global.

Langkah Arab Saudi ini tidak hanya berdampak bagi negara-negara pengimpor, tetapi juga menjadi sinyal bagi eksportir untuk meningkatkan standar keamanan dan proses pengolahan produknya. Negara-negara yang masuk daftar larangan diharapkan melakukan penyesuaian agar produk unggas dan telur mereka dapat memenuhi kriteria kesehatan yang ditetapkan SFDA. Misalnya, meningkatkan kualitas proses pasteurisasi atau memasukkan protokol sanitasi tambahan dalam produksi.

Bagi Indonesia, larangan total dari Arab Saudi menjadi perhatian serius, mengingat Arab Saudi merupakan salah satu pasar ekspor potensial untuk produk unggas dan telur. Pemerintah dan pelaku industri domestik diharapkan melakukan evaluasi kualitas produk, penerapan sertifikasi kesehatan, serta peningkatan kapasitas pengolahan untuk memenuhi standar internasional yang ditetapkan. Hal ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sistem keamanan pangan nasional agar produk unggas Indonesia dapat tetap bersaing di pasar global.

Menurut pakar kesehatan hewan, kebijakan seperti yang diterapkan Arab Saudi merupakan respons terhadap meningkatnya risiko penyakit unggas di dunia, termasuk flu burung (avian influenza) yang bersifat highly pathogenic. Virus ini tidak hanya berdampak pada kesehatan unggas, tetapi juga bisa memengaruhi manusia dalam kasus tertentu. Oleh karena itu, pengawasan ketat terhadap impor produk unggas dan telur menjadi langkah preventif yang sangat penting.

Larangan total dan parsial dari Arab Saudi menegaskan bahwa keamanan pangan global menjadi perhatian serius pemerintah. Dalam konteks ini, eksportir di negara-negara yang terkena larangan diimbau untuk melakukan audit internal, memastikan sertifikasi kesehatan mutakhir, dan mengikuti protokol pengolahan yang diakui secara internasional. Strategi ini bertujuan agar produk dapat memenuhi standar SFDA dan membuka kembali peluang ekspor di masa mendatang.

Selain aspek kesehatan, larangan ini juga memiliki implikasi ekonomi. Negara-negara yang terdampak kehilangan akses ke salah satu pasar utama untuk produk unggas dan telur, yang dapat mempengaruhi volume ekspor dan pendapatan produsen. Untuk itu, pelaku usaha harus menyesuaikan strategi perdagangan, diversifikasi pasar, dan meningkatkan nilai tambah produk agar tetap kompetitif.

Kebijakan SFDA ini juga memberikan pelajaran penting bagi semua negara: pemantauan epidemiologi global dan penerapan standar keamanan pangan yang ketat bukan hanya demi perlindungan konsumen lokal, tetapi juga untuk menjaga reputasi dan keberlanjutan ekspor internasional. Negara eksportir yang mampu memenuhi standar tinggi ini akan lebih mudah mempertahankan kepercayaan konsumen global, termasuk di pasar strategis seperti Arab Saudi.

Dengan langkah ini, Arab Saudi kembali menegaskan posisinya sebagai negara yang serius dalam menjaga kualitas pangan dan kesehatan masyarakat. Larangan impor unggas dan telur dari 40 negara, termasuk Indonesia, sekaligus menjadi peringatan bagi semua pihak bahwa keamanan pangan adalah prioritas utama, dan setiap produk yang ingin memasuki pasar Arab Saudi harus memenuhi standar kesehatan yang ketat.

Sumber : www.kumparan.com

Tags: Arab SaudiImporIndonesiaTelurUnggas
Previous Post

Fiersa Besari Comeback dengan Single Terbaru “Tulang Punggung”

Next Post

Diduga overheat oven, pabrik briket ekspor terbakar hebat

Related Category

Ilustrasi Kakak Adik yang bertengkar (Sumber Foto : Freepik)
MESTITAU

Studi Ungkap Pertengkaran Kakak Adik Bisa Mempererat Hubungan Saat Dewasa

by Akbar
April 21, 2026

PILARadio.com - Pertengkaran antara kakak dan adik sering menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan keluarga. Mulai dari berebut mainan,...

Read more
Forbes Ungkap Rupiah Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia (Tangkapan Layar)

Forbes Ungkap Rupiah Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia, Ini Penjelasannya

April 20, 2026
Mahasiswa UMM, Muhammad Daffa Azmi kembangkan Inovasi NutriTrack MBG. Foto: Dok. UMM

Keren! Mahasiswa UMM Menang 3 Penghargaan Internasional Lewat Aplikasi Pemantau Makanan

April 17, 2026
Ilustrasi/Foto: Freepik.com/lifestylememory

Studi Ungkap Perempuan Butuh Tidur Lebih Lama Dibanding Pria, Ini Alasannya

April 16, 2026
Ilustrasi STNK (Tangkapan Layar)

Kabar Baik! Perpanjang STNK Tanpa KTP Kini Berlaku Nasional

April 15, 2026
Next Post
Diduga overheat oven, pabrik briket ekspor terbakar hebat

Diduga overheat oven, pabrik briket ekspor terbakar hebat

Aksi pencurian sepeda motor dilakukan oleh sepasang kekasih di area persawahan di Kabupaten Majalengka

Viral! aksi pencurian sepeda motor, pelaku sepasang kekasih diamuk warga

Marc Marquez (Spanyol/Ducati)

Marc Marquez Incar Rekor Giacomo Agostini di MotoGP 2026, Siap Pertahankan Gelar Bersama Ducati Lenovo

BLACKPINK Rilis Teaser ‘GO’

BLACKPINK Rilis Teaser Video Musik “Go” dengan Nuansa Sci-Fi Futuristik

Leave Comment
TikTok Instagram Youtube Facebook

© 2010 - Premium news & magazine theme by PT. Pilar Nada Media Jl. Pilang Raya No.372, Pilangsari, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153.

No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER

© 2010 - Premium news & magazine theme by PT. Pilar Nada Media Jl. Pilang Raya No.372, Pilangsari, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading...
Your Favorite Channel
--:--
STREAM