MAJALENGKA, PILARadio – Sebanyak 445 jemaah haji Jawa Barat kloter pertama dari Kabupaten Indramayu diberangkatkan dari embarkasi haji Kertajati melalui Bandara Internasional Jawa Barat atau BIJB Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Rabu pagi. Keberangkatan tersebut dilepas oleh Menteri Perhubungan dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat. Pesawat lepas landas sekitar pukul sembilan pagi.
Penerbangan kloter pertama jemaah haji Jawa Barat melalui Bandara Internasional Jawa Barat atau BIJB Kertajati merupakan jemaah asal Kabupaten Indramayu dengan jumlah 445 orang.
Keberangkatan jemaah haji kloter pertama ini dilepas oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat Boy Hary Novian di terminal keberangkatan internasional BIJB Kertajati. Mereka diberangkatkan menggunakan pesawat maskapai Saudi Arabia dan lepas landas sekitar pukul sembilan pagi.
Sebanyak 445 jemaah haji Jawa Barat kloter pertama, mulai dari persiapan di Asrama Haji Indramayu hingga diberangkatkan ke bandara, seluruhnya dalam keadaan sehat dan tanpa kendala. Bahkan, jemaah haji merasa puas dengan pelayanan, baik di asrama haji maupun saat tiba di bandara.
“Sebanyak 445 jemaah haji kloter pertama Jawa Barat dilaporkan dalam kondisi sehat tanpa kendala sejak persiapan di Asrama Haji Indramayu hingga keberangkatan ke bandara. Berdasarkan hasil survei, para jemaah juga menyampaikan kepuasan terhadap pelayanan yang diberikan, baik selama di asrama haji maupun saat tiba di bandara.” Ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat, Boy Hary Novian.
Sementara itu, tahun ini jumlah kloter penerbangan bertambah dari tahun lalu yang hanya sekitar 28 kloter, kini menjadi 40 kloter. Selain itu, dalam satu hari terdapat tiga jadwal penerbangan haji.
“Untuk fasilitas sendiri kita terus upgrade dan lakukan perbaikan terus menerus sebelumnya jumlah kloter penerbangan bertambah dari tahun lalu yang hanya sekitar 28 kloter, kini menjadi 40 kloter.” Ujar Direktur Utama BIJB Kertajati, Ronald H. Sinaga.


















