• Latest
  • Trending
Pesawat Terbang(Shutterstock)

Penerbangan Terpanjang di Dunia Segera Hadir, Durasi 22 Jam Tanpa Transit

April 27, 2026
Canadian pop-punk band, Simple Plan (Photo: Instagram @simpleplan)

Simple Plan Resmi Umumkan Konser Jakarta dan Surabaya November 2026

April 27, 2026
Pembalap Indonesia Kiandra Ramadhipa (Dok. AHRT)

Hebat! Kiandra Ramadhipa Finis Terdepan di Race 2 Jerez Meski Start Ke-17

April 27, 2026
Musim haji membawa berkah ekonomi bagi penjual sabuk atau tali pinggang ihram laris diburu (Foto : Darfan)

Musim haji membawa berkah ekonomi bagi penjual sabuk atau tali pinggang ihram laris diburu

April 27, 2026
Pedagang Boboko Keliling Asal Majalengka Berangkat Haji (Foto : Darfan)

Pedagang Boboko Keliling Asal Majalengka Berangkat Haji, Bukti Keteguhan dan Disiplin Menabung

April 27, 2026
Special Screening Di Kota Cirebon Film IKATAN DARAH dihadiri oleh sederet aktor dan aktris ternama Tanah Air (Tangkapan Layar)

Film IKATAN DARAH Bergenre Action Produksi Uwais Pictures Bisa Di Tonton Mulai 30 April 2026 Di Seluruh Bioskop Di Tanah Air

April 25, 2026
ilustrasi asteroid (Sumber Foto: Getty Images/iStockphoto/buradaki)

Jangan Sampai Terlewat! ‘Gerhana’ Bintang Akhir Pekan Ini, Bisa Terlihat di Indonesia

April 24, 2026
Baru Selesai Digelar, Coachella Langsung Umumkan Jadwal 2027 (Sumber Gambar : Coachella, Facebook)

Baru Selesai Digelar, Coachella Langsung Umumkan Jadwal 2027

April 24, 2026
FIFA Tegaskan Tak Akan Gantikan Iran dengan Italia di Piala Dunia 2026 (Tangkapan Layar)

FIFA Tegaskan Tak Akan Gantikan Iran dengan Italia di Piala Dunia 2026

April 24, 2026
Dua Pelajar Tenggelam di Sungai Cisanggaraung, Pencarian Masih Berlangsung (Foto : Darfan)

Dua Pelajar Tenggelam di Sungai Cisanggaraung, Pencarian Masih Berlangsung

April 24, 2026
Buronan kasus korupsi dana bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) akhirnya berhasil ditangkap setelah tiga tahun melarikan diri (Foto : Darfan)

Buron tiga tahun, koruptor dana PKH diringkus saat tidur saat beraksi sebagai karyawan kantor pos

April 24, 2026
Salatiga (Tangkapan Layar)

Salatiga Jadi Kota Paling Toleran di Indonesia Tahun 2025

April 23, 2026
Flayer Hammersonic 2026 (Foto: hammersonic.com)

Hammersonic 2026 Jadi Private Festival, Ini Cara dan Jadwal Refundnya

April 23, 2026
PILARadio 88.6 FM
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER
No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER
No Result
View All Result
PILARadio 88.6 FM
No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER

Penerbangan Terpanjang di Dunia Segera Hadir, Durasi 22 Jam Tanpa Transit

by Akbar
April 27, 2026
A A
Pesawat Terbang(Shutterstock)

Pesawat Terbang(Shutterstock)

PILARadio.com – Duduk di dalam pesawat selama belasan jam saja sudah cukup membuat tubuh terasa pegal, kaki kaku, dan ritme istirahat berubah. Namun bayangkan jika perjalanan udara dilakukan selama hampir satu hari penuh tanpa mendarat sama sekali. Hal tersebut kini bukan lagi sekadar wacana. Dunia penerbangan sedang bersiap menyambut salah satu rute paling ambisius sepanjang sejarah, yakni penerbangan nonstop Sydney-London dengan durasi sekitar 22 jam.

Maskapai nasional Australia, Qantas, menargetkan rute super panjang ini mulai beroperasi pada paruh pertama tahun 2027. Jika semua berjalan sesuai rencana, layanan tersebut akan menjadi salah satu penerbangan penumpang nonstop terpanjang di dunia dan menandai babak baru industri aviasi global.

Program ambisius itu dikenal dengan nama Project Sunrise, sebuah proyek besar yang dirancang untuk menghubungkan Australia dengan kota-kota utama dunia tanpa transit. Selain London, rute tujuan lain yang masuk rencana adalah New York.

Qantas Siapkan Era Baru Penerbangan Jarak Jauh

Selama puluhan tahun, perjalanan dari Australia menuju Eropa atau Amerika Utara hampir selalu membutuhkan transit. Penumpang biasanya harus singgah di Singapura, Dubai, Doha, Hong Kong, atau kota lain sebelum melanjutkan penerbangan.

Kini Qantas ingin mengubah pola perjalanan tersebut. Dengan Project Sunrise, maskapai tersebut menargetkan perjalanan lebih praktis, lebih singkat dari sisi total waktu tempuh, dan lebih efisien karena tanpa perpindahan pesawat.

RelatedPosts :

No Content Available

Rute Sydney-London diperkirakan menempuh jarak sekitar 17 ribu kilometer. Perjalanan sejauh itu diprediksi membutuhkan waktu sekitar 20 hingga 22 jam tergantung arah angin, cuaca, serta kondisi operasional.

Meski terdengar ekstrem, proyek ini dinilai realistis berkat perkembangan teknologi pesawat generasi terbaru.

Airbus A350 Jadi Andalan

Untuk mewujudkan penerbangan ultra jarak jauh ini, Qantas memesan pesawat Airbus A350-1000ULR atau Ultra Long Range. Jenis pesawat ini dirancang khusus untuk rute jarak sangat panjang dengan efisiensi bahan bakar lebih baik dan kemampuan jelajah lebih jauh.

Pesawat pertama untuk Project Sunrise dijadwalkan dikirim pada akhir 2026. Setelah proses uji coba, pelatihan awak kabin, sertifikasi, dan persiapan operasional selesai, rute komersial dijadwalkan mulai berjalan pada 2027.

Airbus A350 dikenal sebagai salah satu pesawat modern paling nyaman saat ini. Kabin lebih senyap, tekanan udara lebih baik, tingkat kelembapan lebih nyaman, dan pencahayaan lebih canggih dibanding generasi lama.

Faktor-faktor tersebut penting karena penumpang akan berada di udara dalam waktu sangat lama.

Kenyamanan Jadi Prioritas Utama

Tantangan utama dari penerbangan 22 jam bukan hanya kemampuan pesawat, tetapi bagaimana menjaga kondisi fisik dan mental penumpang selama perjalanan.

Qantas menyadari hal itu. Karena itu, maskapai ini menyiapkan desain kabin khusus untuk Project Sunrise. Jumlah kursi akan lebih sedikit dibanding kapasitas normal, sehingga ruang gerak penumpang menjadi lebih lega.

Selain itu, tersedia area khusus di dalam pesawat yang memungkinkan penumpang berdiri, meregangkan tubuh, minum, atau melakukan gerakan ringan selama penerbangan.

Fitur lain yang disiapkan meliputi:

  • Sistem pencahayaan kabin untuk membantu ritme tidur
  • Pengaturan jadwal makan menyesuaikan zona waktu tujuan
  • Kursi ergonomis untuk mengurangi kelelahan
  • Kualitas udara kabin lebih baik
  • Tingkat kebisingan lebih rendah
  • Ruang kaki lebih nyaman pada kelas tertentu

Semua dirancang agar penumpang tetap bugar saat tiba di tujuan.

Mengapa Rute Ini Menarik?

Sebagian orang mungkin bertanya, mengapa harus terbang 22 jam nonstop jika bisa transit dan beristirahat?

Jawabannya sederhana: efisiensi dan kenyamanan perjalanan total.

Transit memang memberi kesempatan turun dari pesawat, tetapi juga memiliki kekurangan, seperti:

  • Waktu tunggu berjam-jam di bandara
  • Risiko kehilangan bagasi
  • Potensi keterlambatan lanjutan
  • Harus berpindah terminal
  • Kelelahan akibat proses berulang

Dengan penerbangan langsung, penumpang hanya sekali naik pesawat dan sekali turun di tujuan akhir.

Bagi pebisnis, wisatawan premium, atau penumpang yang membawa keluarga, konsep ini sangat menarik.

Project Sunrise Sudah Dirancang Bertahun-Tahun

Rencana ini sebenarnya bukan hal baru. Qantas telah memperkenalkan ide Project Sunrise sejak beberapa tahun lalu. Namun peluncurannya sempat tertunda karena beberapa faktor.

Beberapa kendala utama antara lain:

  1. Pengembangan Teknologi Pesawat

Maskapai membutuhkan pesawat yang mampu terbang sangat jauh tanpa mengorbankan kapasitas dan efisiensi.

  1. Pandemi Covid-19

Pandemi sempat menghantam industri penerbangan global dan membuat banyak proyek ekspansi tertunda.

  1. Persiapan Operasional

Penerbangan 22 jam membutuhkan pengaturan kru, rotasi pilot, logistik makanan, serta standar kesehatan yang berbeda dari rute biasa.

Kini, setelah tahap produksi pesawat dimulai, proyek tersebut kembali bergerak maju.

Tantangan Penumpang Selama 22 Jam di Udara

Meski menawarkan kepraktisan, perjalanan sepanjang ini tetap memiliki tantangan tersendiri.

Kelelahan Tubuh

Duduk terlalu lama dapat menyebabkan pegal, kaki bengkak, dan tubuh kaku.

Jet Lag

Perbedaan zona waktu Australia dan Inggris cukup besar. Penumpang bisa mengalami gangguan tidur.

Bosan dan Jenuh

Berada di ruang terbatas selama hampir satu hari tentu bisa memicu kejenuhan.

Kebutuhan Aktivitas

Penumpang perlu rutin berjalan ringan dan melakukan peregangan.

Karena itu, manajemen penerbangan ultra panjang harus jauh lebih detail dibanding rute biasa.

Tips Jika Naik Penerbangan 22 Jam

Bagi calon penumpang yang ingin mencoba rute seperti ini, beberapa hal berikut bisa membantu:

Pilih Pakaian Nyaman

Gunakan pakaian longgar dan mudah bergerak.

Banyak Minum Air

Udara kabin cenderung kering, sehingga tubuh mudah dehidrasi.

Bergerak Berkala

Berdiri atau berjalan ringan setiap beberapa jam.

Atur Tidur

Usahakan menyesuaikan waktu tidur dengan zona waktu tujuan.

Bawa Hiburan Pribadi

Buku, musik, atau film bisa membantu mengurangi kejenuhan.

Gunakan Bantal Leher

Aksesori sederhana ini sangat membantu saat tidur.

Dampak Besar bagi Industri Aviasi

Jika sukses, rute Sydney-London tanpa transit akan menjadi simbol perubahan besar dunia penerbangan.

Maskapai lain kemungkinan akan mengikuti tren serupa dengan membuka rute ultra panjang lainnya, seperti:

  • Melbourne-Paris
  • Sydney-Toronto
  • Perth-New York
  • Brisbane-London

Persaingan maskapai global bisa berubah. Penumpang juga makin dimanjakan dengan pilihan perjalanan yang lebih cepat dan praktis.

Australia Makin Terhubung ke Dunia

Bagi Australia, proyek ini sangat strategis. Letak geografis negara tersebut cukup jauh dari Eropa dan Amerika. Karena itu, konektivitas udara sangat penting.

Penerbangan langsung ke London akan memperkuat:

  • Pariwisata internasional
  • Hubungan bisnis
  • Mobilitas pekerja global
  • Akses pendidikan
  • Pertukaran budaya

Sydney sebagai kota besar Australia juga akan semakin kuat posisinya sebagai pusat penerbangan global.

Apakah Ini Akan Jadi Penerbangan Terpanjang di Dunia?

Saat ini sudah ada beberapa rute ultra panjang, seperti Singapura-New York. Namun rute Sydney-London diperkirakan masuk jajaran teratas dan bahkan bisa menjadi salah satu yang terlama tergantung kondisi operasional.

Durasi resmi bisa berubah sesuai arah penerbangan dan cuaca, tetapi angka 22 jam menjadikannya kandidat kuat pemegang rekor baru.

Penutup

Rencana penerbangan nonstop Sydney-London selama 22 jam menunjukkan bahwa industri aviasi terus berkembang melampaui batas lama. Apa yang dulu terasa mustahil, kini perlahan menjadi kenyataan.

Dengan dukungan pesawat modern Airbus A350, desain kabin yang lebih nyaman, dan konsep perjalanan tanpa transit, Qantas siap membuka babak baru penerbangan jarak jauh mulai 2027.

Bagi sebagian orang, 22 jam di udara terdengar melelahkan. Namun bagi banyak penumpang lain, itu justru menjadi solusi perjalanan paling praktis menuju belahan dunia lain tanpa harus berhenti di tengah jalan.

Sumber : www.cnnindonesia.com

Tags: 22 JamDurasi 22 Jam Tanpa TransitPenerbangan TerpanjangPenerbangan Terpanjang di Dunia Segera Hadir
Previous Post

Simple Plan Resmi Umumkan Konser Jakarta dan Surabaya November 2026

Related Category

ilustrasi asteroid (Sumber Foto: Getty Images/iStockphoto/buradaki)
MESTITAU

Jangan Sampai Terlewat! ‘Gerhana’ Bintang Akhir Pekan Ini, Bisa Terlihat di Indonesia

by Akbar
April 24, 2026

PILARadio.com - Fenomena langit langka berupa “gerhana” bintang atau okultasi asteroid dipastikan akan terjadi pada akhir April 2026 dan bisa...

Read more
Salatiga (Tangkapan Layar)

Salatiga Jadi Kota Paling Toleran di Indonesia Tahun 2025

April 23, 2026
Foto ikan laut dalam Jepang. Dok: The University of Western Australia

Peneliti Temukan Kehidupan Aneh di Laut Jepang Sedalam 10 Kilometer

April 22, 2026
Ilustrasi Kakak Adik yang bertengkar (Sumber Foto : Freepik)

Studi Ungkap Pertengkaran Kakak Adik Bisa Mempererat Hubungan Saat Dewasa

April 21, 2026
Forbes Ungkap Rupiah Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia (Tangkapan Layar)

Forbes Ungkap Rupiah Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia, Ini Penjelasannya

April 20, 2026
Leave Comment
TikTok Instagram Youtube Facebook

© 2010 - Premium news & magazine theme by PT. Pilar Nada Media Jl. Pilang Raya No.372, Pilangsari, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153.

No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER

© 2010 - Premium news & magazine theme by PT. Pilar Nada Media Jl. Pilang Raya No.372, Pilangsari, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading...
Your Favorite Channel
--:--
STREAM