CIREBON, PILARadio – Penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dilakukan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis pagi. Penguatan ini dilakukan dengan menambah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Selain itu, pengawasan program juga kini dilakukan melalui program Jaga Dapur MBG, yakni sistem pengawasan berbasis partisipasi masyarakat.
Wakil Ketua SPPI, Marsekal Madya TNI Samsul Rizal, memastikan penguatan program MBG di Kabupaten Cirebon dilakukan dari berbagai aspek, mulai dari tata kelola program, keamanan makanan, hingga efisiensi anggaran. Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu prioritas pemerintah. Oleh karena itu, pengawasan dilakukan secara berlapis, termasuk dengan melibatkan masyarakat melalui aplikasi Jaga Dapur MBG agar pelaksanaannya berjalan optimal dan tepat sasaran.
Sementara itu, dari sisi efisiensi anggaran, mulai bulan April ini program MBG disesuaikan dengan hari aktif sekolah selama lima hari. Kebijakan ini diklaim mampu menghemat anggaran hingga Rp20 triliun yang nantinya dapat dialokasikan untuk program prioritas lainnya.
“Program prioritas BGN adalah memperkuat MBG di Kabupaten Cirebon dari sisi tata kelola, keamanan makanan, dan efisiensi anggaran. Pengawasan dilakukan berlapis dengan melibatkan masyarakat melalui aplikasi Jaga Dapur MBG agar tepat sasaran. Mulai April, program disesuaikan dengan lima hari sekolah dan diklaim dapat menghemat hingga Rp20 triliun untuk dialihkan ke program prioritas lainnya.” Ujar Wakil Ketua SPPI, Marsekal Madya TNI Samsul Rizal.
Sementara itu, penguatan dapur MBG atau SPPG ini salah satunya dilakukan di wilayah Jamblang, Kabupaten Cirebon. SPPG ini nantinya siap mendistribusikan 1.500 porsi MBG pada awal beroperasi. Dengan penguatan tata kelola dan pengawasan yang melibatkan masyarakat, diharapkan program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Cirebon dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan gizi anak-anak dan penguatan pangan di daerah.






















